Pemalang – Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Distanparik) Kabupaten Pemalang menghadiri kegiatan Tradisi Baritan atau Sedekah Laut ke-68 yang diselenggarakan oleh KUD Mina “Misoyo Makmur” di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Rabu (17/06/2026). Kegiatan tahunan yang telah menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat pesisir ini berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, nelayan, serta masyarakat umum.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam Taman, serta para pelaku usaha perikanan dan nelayan Desa Asemdoyong.
Kehadiran Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Pemalang merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya masyarakat pesisir sekaligus upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat nelayan dalam membangun sektor perikanan yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa tradisi Baritan atau Sedekah Laut merupakan warisan budaya yang memiliki nilai spiritual, sosial, dan kebersamaan yang harus terus dijaga oleh generasi penerus.

“Ini adalah wujud rasa syukur dan ketakwaan kepada Allah SWT. Sedekah laut bukanlah bentuk penyembahan selain kepada-Nya, melainkan ekspresi spiritual masyarakat atas nikmat hasil laut yang diberikan,” ujar Bupati.
Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan tradisi yang telah berlangsung selama puluhan tahun ini sebagai bagian dari identitas budaya Kabupaten Pemalang, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat pesisir.
Tradisi Baritan ke-68 diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil laut yang telah diberikan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi larung sesaji ke laut yang menjadi simbol harapan agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan saat melaut, hasil tangkapan yang melimpah, serta keberkahan dalam menjalankan aktivitasnya.
Selain menjadi agenda budaya tahunan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah, pelaku usaha perikanan, koperasi nelayan, dan masyarakat dalam mendukung kemajuan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Pemalang.
Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Pemalang mengapresiasi konsistensi KUD Mina “Misoyo Makmur” bersama masyarakat Desa Asemdoyong dalam menjaga kelestarian tradisi Baritan yang telah memasuki penyelenggaraan ke-68. Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk pelestarian budaya lokal, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai religius, kebersamaan, serta kepedulian terhadap keberlanjutan sumber daya kelautan.
Melalui kegiatan ini, Distanparik Kabupaten Pemalang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pelestarian nilai-nilai budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat pesisir Kabupaten Pemalang.





