Dalam upaya mendukung penerapan pertanian modern, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Pemalang bersama Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Pemalang, Penyuluh Pertanian Kecamatan Randudongkal, Komando Rayon Militer (Koramil) Kecamatan Randudongkal, serta perwakilan Kelompok Tani melaksanakan implementasi alat Manual Drum Seeder untuk penanaman benih padi secara langsung di lahan sawah Kecamatan Randudongkal, Sabtu 25 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan PM-AAS (Pertanian Modern Advance Agriculture System), sebuah pendekatan budidaya padi modern yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian. Melalui metode ini, budidaya padi mengintegrasikan mekanisasi pertanian, teknologi digital, dan konsep pertanian presisi guna meningkatkan efisiensi usaha tani serta produktivitas hasil panen.
Penggunaan Manual Drum Seeder menjadi salah satu inovasi yang mempermudah proses tanam dengan penyebaran benih yang lebih seragam, menghemat waktu, tenaga kerja, dan biaya produksi. Penerapan teknologi ini diharapkan mampu mendorong petani untuk bertransformasi menuju sistem pertanian yang lebih maju, efisien, dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, TNI, dan kelompok tani menjadi wujud nyata sinergi dalam mempercepat adopsi inovasi pertanian. Dengan semangat bersama, diharapkan implementasi PM-AAS dapat mendukung peningkatan produktivitas padi, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Pemalang.