Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang melalui Bidang Ketahanan Pangan melaksanakan pelatihan manajemen stok dan pengemasan pada Lumbung Pangan Masyarakat yang di gelar di Dua tempat berbeda yaitu di Desa Tegalsari Barat, kecamatan Ampelgading dan Desa Sukorejo Kecamatan Ulujami. kegiatan ini di narasumberi langsung oleh praktisi sekaligus pengusaha dibidang Pergudangan dan Pengemasan Pangan yaitu Bapak Janu Muhammad pelaku usaha pertanian sekaligus Petani Milenial dari Sleman Yogyakarta.
Kegiatan ini merupakan bentuk peningkatan SDM dalam mendukung swasembada Pangan kususnya dalam cadangan pangan. mengingat lumbung pangan masyarakat ini merupakan sebuah cara dalam mengelola hasil panen dan kedepanya sebagai sumber cadangan pangan bagi masyarakat. Pelatihan yang diadakan di Desa Tegalsari Barat, kecamatan Ampelgading dan Desa Sukorejo Kecamatan Ulujami ini diikuti oleh seluruh anggota kelompok. Para peserta mendapatkan materi komprehensif mengenai tata cara pencatatan stok yang akurat, metode penyimpanan yang tepat untuk menjaga kualitas pangan, serta teknik pengemasan yang baik dan benar.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang, Ir. Eko Ari Palupi,M.M, dalam sambutannya menyampaikan bahwa LPM memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan di tingkat lokal. “Dengan pengelolaan stok yang baik, kita dapat meminimalisir risiko kekurangan pangan, terutama pada saat-saat tertentu. Selain itu, pengemasan yang tepat akan memperpanjang umur simpan dan meningkatkan nilai jual produk,” ujarnya.
Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang berharap, melalui pelatihan ini, pengelolaan LPM di Kabupaten Pemalang akan semakin profesional dan berkontribusi signifikan terhadap penguatan ketahanan pangan daerah. Ke depannya, dinas akan berupaya memberikan pendampingan dan pelatihan-pelatihan lain yang relevan untuk mendukung kemajuan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Pemalang kususnya mendukung asa cita Presiden Republik Indonesia dalam Ketahanan pangan.

