DISTANPARIK – Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Distanparik) Kabupaten Pemalang terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha pertanian dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran produk. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) E-Commerce Komoditas Tanaman Pangan dan Hortikultura, dengan tema teknik pemasaran online komoditas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) melalui platform TikTok Shop dan Shopee.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Pemalang, Akhmad Helmi, S.Pt., M.E., yang hadir mewakili Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Pemalang, Era Srinaeni, S.Pi., MM.
Bimtek diikuti oleh para pelaku usaha pertanian serta Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Distanparik dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk memperluas jangkauan pemasaran hasil pertanian.
Dalam sambutannya, Akhmad Helmi menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital memberikan peluang yang sangat besar bagi pelaku usaha pertanian untuk memasarkan produk secara lebih luas. Produk pertanian yang sebelumnya hanya dipasarkan secara konvensional dapat dikembangkan pemasarannya melalui berbagai platform perdagangan elektronik.
“Pelaku usaha pertanian harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Saat ini pemasaran tidak hanya dilakukan secara langsung, tetapi juga dapat dilakukan melalui platform digital seperti TikTok Shop dan Shopee. Dengan pemanfaatan e-commerce, diharapkan produk pertanian lokal Pemalang dapat dikenal dan menjangkau konsumen yang lebih luas,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai teknik pemasaran digital, mulai dari pembuatan dan pengelolaan toko online, penyusunan katalog produk, pengambilan dan penyajian foto produk, pembuatan konten promosi, penulisan deskripsi produk, strategi menentukan harga, hingga teknik meningkatkan daya tarik produk di marketplace.
Peserta juga diberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan media sosial sebagai bagian dari strategi pemasaran. TikTok tidak hanya dimanfaatkan sebagai media hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana promosi sekaligus penjualan produk melalui fitur TikTok Shop. Sementara itu, Shopee menjadi salah satu marketplace yang dapat dimanfaatkan untuk menjangkau konsumen secara lebih luas.
Komoditas tanaman pangan dan hortikultura yang dihasilkan oleh petani maupun kelompok tani memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi. Dengan dukungan pemasaran digital, produk tersebut diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga dapat dipasarkan ke konsumen di luar Kabupaten Pemalang.
Distanparik Kabupaten Pemalang berharap kegiatan Bimtek E-Commerce ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha pertanian dan KWT. Peserta diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan usaha, meningkatkan daya saing produk, serta memperluas jaringan pemasaran.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Distanparik Kabupaten Pemalang dalam mendorong transformasi digital sektor pertanian, khususnya dalam aspek pemasaran. Dengan semakin banyaknya pelaku usaha pertanian yang mampu memanfaatkan platform digital, diharapkan dapat terbentuk ekosistem pemasaran komoditas pertanian yang lebih modern, efektif, dan mampu meningkatkan nilai tambah serta kesejahteraan petani dan pelaku usaha pertanian di Kabupaten Pemalang.


