Distanparik – Tim Bidang TPHP Bersama dengan Penyuluh Pertanian Lapangan melaksanakan kegiatan running test dan pemeriksaan alat pengolahan kopi (Pulpen, Hiller, sangrai kopi, penggiling kopi dan seller) dari Dirjen Sarpras Kementan, pada Kelompok Tani di Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan sarana dan prasarana pertanian yang diberikan dapat berfungsi dengan baik serta dimanfaatkan secara optimal oleh petani.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan sekaligus uji coba terhadap sejumlah peralatan pengolahan kopi yang meliputi Pulpen, Hiller, mesin sangrai kopi, penggiling kopi, dan seller. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi peralatan, kelayakan operasional, serta kesesuaian fungsi masing-masing alat dalam mendukung proses pengolahan hasil kopi.
Pelaksanaan running test juga menjadi kesempatan bagi kelompok tani untuk mengetahui secara langsung cara pengoperasian peralatan tersebut. Dengan adanya uji coba ini, diharapkan para petani maupun pengelola kelompok dapat semakin memahami penggunaan dan perawatan mesin sehingga peralatan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Pemalang yang memiliki potensi pengembangan komoditas kopi. Dukungan sarana pengolahan pascapanen diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas hasil produksi serta memberikan nilai tambah bagi komoditas kopi yang dihasilkan petani.
Kegiatan pemeriksaan dan running test ini juga menjadi langkah penting dalam memastikan bantuan sarana pengolahan dapat memberikan manfaat nyata bagi kelompok tani. Tidak hanya meningkatkan kemampuan pengolahan kopi, keberadaan peralatan tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan usaha kelompok, memperluas peluang pemasaran, serta meningkatkan pendapatan petani.
Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Pemalang mendukung pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian secara optimal oleh kelompok tani. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, kelompok tani, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam pengembangan komoditas pertanian unggulan di Kabupaten Pemalang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengolahan kopi di Desa Clekatakan dapat berkembang dari sekadar menghasilkan bahan baku menjadi produk olahan yang memiliki kualitas, daya saing, dan nilai ekonomi lebih tinggi, sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan petani kopi di Kabupaten Pemalang.



